Tren Campaign F&B yang Semakin Gila-Gilaan
Dunia kuliner sekarang bukan cuma soal rasa, tapi juga soal cara menyampaikan cerita di balik produk. Banyak brand yang akhirnya “meledak” bukan karena menunya paling enak, tapi karena campaign F&B mereka benar-benar kreatif dan relatable.
Mulai dari strategi influencer marketing, gimmick unik di media sosial, sampai kolaborasi nyeleneh yang bikin netizen heboh — semuanya bisa jadi kunci sukses campaign F&B yang efektif. Nah, di artikel ini kita bakal bahas 7 contoh campaign F&B yang sukses besar dan bisa banget dijadikan inspirasi untuk bisnismu.
1. Es Krim Aice: Viral Lewat Strategi Sponsorship dan Awareness Campaign
Aice bisa dibilang salah satu brand F&B paling konsisten dalam membangun awareness. Mereka nggak hanya jualan es krim murah dan enak, tapi juga mengaitkan produknya dengan momen besar — seperti Asian Games dan event olahraga lainnya.
Campaign F&B yang mereka jalankan fokus ke emotional branding: memperlihatkan bahwa Aice bukan sekadar camilan, tapi bagian dari semangat masyarakat. Dengan sponsor besar dan tagline yang mudah diingat, brand ini sukses memperluas jangkauan dan membuat produknya jadi pilihan utama anak muda.
2. Chatime: “Good Tea, Good Time” yang Konsisten dan Relevan
Kalimat “Good Tea, Good Time” jadi contoh sempurna dari campaign F&B yang membangun brand recall. Chatime selalu konsisten menggaungkan pesan ini lewat semua kanal — mulai dari packaging, media sosial, hingga promosi offline.
Yang bikin campaign ini sukses adalah consistency. Mereka tahu siapa target audiensnya: anak muda yang pengen “me time” sambil ngopi atau ngemil santai. Dengan visual ungu yang khas dan gaya komunikasi yang hangat, Chatime berhasil jadi salah satu brand minuman paling dikenali di Asia.
3. McDonald’s x BTS: Kolaborasi yang Meledak Secara Global
Kolaborasi antara McDonald’s dan BTS adalah contoh masterclass dari campaign F&B yang menggabungkan kekuatan fandom dan brand besar.
Ketika McD meluncurkan “BTS Meal”, penjualannya naik drastis di seluruh dunia — bahkan beberapa outlet sempat kehabisan stok. Strategi ini bukan cuma jualan makanan, tapi jualan experience: packaging khusus, saus edisi Korea, dan vibe yang “BTS banget”.
Campaign ini sukses karena menyentuh sisi emosional penggemar. Dengan satu gerakan global, McD nggak cuma dapat penjualan, tapi juga engagement digital luar biasa.
4. Janji Jiwa: Main di Storytelling dan Identitas Brand Lokal
Siapa yang belum pernah lihat konten “Kopi dari Hati”? Janji Jiwa membangun identitasnya lewat storytelling yang kuat dan berakar dari nilai lokal.
Campaign F&B mereka fokus ke emotional connection antara kopi dan cerita hidup pelanggan. Bukan cuma soal rasa, tapi pengalaman — dari barista yang ramah sampai kutipan positif di gelas.
Mereka juga jago memanfaatkan user-generated content (UGC). Banyak pelanggan yang suka foto minuman mereka dan posting di media sosial. Tanpa harus bayar iklan mahal, brand-nya jadi viral dan punya “komunitas” loyal.
Baca Juga: Cara Membuat Rujak Cingur Khas Jawa Timur yang Praktis dan Enak
5. KFC Indonesia: “Jagonya Ayam” dan Strategi Nostalgia yang Efektif
KFC udah lama jadi pemain besar di dunia F&B, tapi campaign F&B mereka tetap relevan karena sering bermain dengan nostalgia dan budaya lokal.
Contohnya saat KFC menghadirkan kembali menu legendaris atau membuat campaign Ramadhan yang emosional. Mereka tahu betul bahwa masyarakat Indonesia punya hubungan sentimental dengan makanan, jadi storytelling-nya pun hangat dan penuh kenangan.
Selain itu, KFC juga aktif di media sosial dengan gaya humor receh tapi relate, yang bikin brand-nya terasa dekat dan fun. Strategi ini terbukti sukses menjaga engagement dan memperluas jangkauan ke generasi muda.
6. Fore Coffee: Edukasi + Branding Modern yang Bikin Anak Muda Melek Kopi
Fore Coffee masuk ke pasar yang sudah ramai, tapi mereka berani tampil beda dengan mengedepankan edukasi dan kualitas. Campaign F&B mereka menekankan modern lifestyle, teknologi, dan sustainability.
Mereka sering bikin konten edukatif tentang kopi — mulai dari asal biji, proses brewing, sampai tips bikin kopi di rumah. Strategi ini membangun kredibilitas dan menanamkan kesan “kopi yang keren tapi punya nilai”.
Selain itu, Fore juga jago kolaborasi, misalnya bareng brand lifestyle dan fashion. Jadinya, image mereka bukan cuma coffee shop, tapi modern lifestyle brand.
7. Burger King: “Order from McDonald’s” – Campaign Anti-Mainstream yang Juara
Salah satu campaign F&B paling legendaris datang dari Burger King. Saat pandemi, mereka merilis pesan publik yang unik: “Order from McDonald’s”.
Awalnya orang bingung — kok kompetitor menyuruh beli di saingan? Tapi ternyata pesan itu adalah dukungan untuk seluruh industri restoran yang sedang terpukul.
Strategi ini menunjukkan sisi humanity dari brand, yang nggak hanya mikirin profit tapi juga solidaritas. Hasilnya? Campaign tersebut viral di seluruh dunia, memperkuat citra positif Burger King tanpa harus “jualan” secara langsung.