Tag: Hidangan Dari Vietnam

Resep Goi Chuan Khas Vietnam yang Bisa Kamu Coba Buat Sendiri di Rumah!

Resep Goi Chuan Khas Vietnam yang Bisa Kamu Coba Buat Sendiri di Rumah!

Kalau kamu penggemar kuliner Asia Tenggara, pasti pernah dengar nama Goi Chuan. Di Indonesia, makanan ini lebih dikenal dengan sebutan Vietnamese Spring Roll atau Lumpia Vietnam. Bedanya dengan lumpia goreng yang biasa kita temui, Goi Chuan disajikan dalam versi segar tanpa digoreng, kulitnya transparan, lembut, dan kenyal, dengan isi sayuran segar, udang, atau daging yang bikin nagih.

Goi Chuan sering jadi camilan sehat sekaligus hidangan pembuka di restoran Vietnam. Rasanya ringan, segar, dan seimbang antara gurih, asam, dan sedikit manis. Kalau kamu suka makanan yang nggak bikin enek dan penuh sayur, resep ini wajib banget kamu coba!

Keunikan Goi Chuan yang Bikin Beda

Salah satu hal yang bikin Goi Chuan menonjol dibanding lumpia pada umumnya adalah bahan dasarnya. Kulitnya terbuat dari beras yang disebut rice paper atau banh trang. Kulit ini tipis banget, jadi ketika direndam sebentar di air hangat, teksturnya langsung lembek dan lentur.

Selain itu, isiannya juga fleksibel banget. Kamu bisa isi pakai udang, ayam, daging sapi, bahkan tahu untuk versi vegetarian. Tambahan bihun halus, daun selada, dan sayur segar seperti timun serta wortel bikin rasanya makin kompleks tapi tetap ringan.

Yang nggak kalah penting, sausnya! Biasanya Goi Chuan di sajikan dengan dua jenis saus: nuoc cham (saus ikan khas Vietnam yang gurih-asam-manis) atau peanut sauce (saus kacang yang creamy dan gurih). Keduanya sama-sama cocok, tinggal di sesuaikan sama seleramu.

Bahan-Bahan untuk Membuat Goi Chuan

Nah, sekarang saatnya kita siapkan bahan-bahannya. Semua bisa kamu temukan dengan mudah di supermarket besar atau toko bahan Asia.

Bahan Utama:

  • 10 lembar kulit lumpia Vietnam (rice paper / banh trang)

  • 100 gram bihun beras (rendam air panas hingga lembut)

  • 10 ekor udang, rebus dan belah dua

  • 100 gram dada ayam rebus, suwir halus (opsional)

  • 1 buah wortel, potong tipis panjang (julienne)

  • 1 buah mentimun, potong tipis panjang

  • Daun selada secukupnya

  • Daun mint segar (opsional tapi di sarankan banget!)

  • Daun ketumbar segar (jika suka aroma khasnya)

Untuk Saus Kacang (Peanut Sauce):

  • 3 sdm selai kacang halus

  • 1 sdm saus hoisin

  • 1 sdm kecap asin

  • 1 siung bawang putih, cincang halus

  • 2 sdm air hangat

  • 1 sdt air jeruk nipis

  • ½ sdt gula

  • Cabe rawit atau saus sambal (jika ingin pedas)

Cara Membuat Goi Chuan yang Segar dan Anti Gagal

Langkah-langkahnya gampang banget! Kamu bahkan bisa ajak keluarga atau teman untuk bikin bareng karena prosesnya seru dan santai.

1. Siapkan Semua Bahan

Rebus udang dan ayam hingga matang, lalu tiriskan. Siapkan semua sayuran dan pastikan sudah dicuci bersih dan dipotong rapi supaya hasilnya cantik waktu digulung. Bihun juga jangan lupa di rendam sampai empuk, lalu tiriskan.

2. Siapkan Kulit Rice Paper

Ambil satu lembar kulit rice paper, lalu celupkan sebentar (sekitar 5–7 detik) ke dalam air hangat. Jangan terlalu lama karena kulit bisa sobek. Letakkan di atas talenan atau piring datar.

3. Susun Isian

Letakkan daun selada paling bawah, lanjutkan dengan bihun, wortel, mentimun, udang, dan daun mint. Kalau mau tambahkan ayam suwir juga boleh. Jangan terlalu banyak isiannya supaya mudah di gulung.

4. Gulung dengan Rapi

Lipat bagian bawah ke atas menutupi isian, lalu lipat sisi kiri dan kanan, kemudian gulung rapat ke arah depan. Lakukan hingga semua bahan habis.

5. Buat Saus Kacang

Campur semua bahan saus dalam mangkuk kecil. Aduk rata hingga teksturnya halus dan kental. Kalau terlalu pekat, tambahkan sedikit air hangat.

6. Sajikan

Tata Goi Chuan di piring saji dan sajikan bersama saus kacang atau nuoc cham. Kalau ingin tampil lebih menggoda, potong dua bagian agar isiannya terlihat.

Tips Rahasia Biar Goi Chuan Kamu Sempurna

  1. Gunakan air hangat, bukan panas. Kulit rice paper bisa sobek kalau terlalu lama di rendam atau airnya terlalu panas.

  2. Jaga kebersihan dan kekeringan sayuran. Sayuran yang terlalu basah bikin kulit lumpia jadi lembek berlebihan.

  3. Gunakan bahan segar. Cita rasa Goi Chuan bergantung banget pada kesegaran sayur dan daun-daunannya.

  4. Eksperimen dengan isian. Kamu bisa tambahkan alpukat, mangga muda, atau bahkan tahu goreng untuk sentuhan unik.

  5. Sajikan segera. Goi Chuan paling nikmat di makan dalam 1–2 jam setelah di buat, biar kulitnya masih kenyal dan nggak kering.

Kenapa Goi Chuan Cocok untuk Gaya Hidup Sehat

Buat kamu yang lagi diet atau mau mulai makan lebih seimbang, Goi Chuan bisa jadi menu andalan. Tanpa minyak, rendah kalori, dan penuh serat dari sayuran segar. Udang dan ayam memberi tambahan protein, sedangkan bihun beras memberi karbohidrat ringan.

Selain itu, hidangan ini juga bebas gluten (asal pakai bihun beras murni) dan bisa di sesuaikan untuk vegetarian. Cukup ganti daging dengan tahu atau tempe panggang, tetap enak!

Sedikit Cerita: Filosofi di Balik Goi Chuan

Di Vietnam, Goi Chuan bukan cuma makanan ringan, tapi juga simbol kebersamaan. Biasanya di sajikan saat acara keluarga, karena proses menggulungnya di lakukan bareng-bareng. Ada kehangatan tersendiri saat setiap orang membuat lumpia versinya sendiri dengan isi dan saus favorit mereka.

Kalau di Indonesia kita punya tradisi “ngariung” sambil makan bersama, di Vietnam pun Goi Chuan punya makna sosial yang serupa. Makanan ini jadi cara mereka berbagi rasa, cerita, dan tawa di meja makan.

Baca Juga:
8 Rekomendasi Kuliner Khas Vietnam yang Enak dan Bikin Kamu Ketagihan

Membuat Goi Chuan di rumah ternyata gampang banget, kan? Kamu nggak butuh alat khusus atau bahan yang sulit di cari. Asal niat dan sedikit kreativitas, kamu bisa menikmati cita rasa segar khas Vietnam langsung dari dapur sendiri.

8 Rekomendasi Kuliner Khas Vietnam yang Enak dan Bikin Kamu Ketagihan

8 Rekomendasi Kuliner Khas Vietnam yang Enak dan Bikin Kamu Ketagihan

Vietnam dikenal sebagai surga kuliner Asia Tenggara yang menawarkan cita rasa segar, ringan, dan penuh rempah. Makanan khas Vietnam punya ciri khas unik yaitu kombinasi seimbang antara asin, asam, manis, dan pedas yang memanjakan lidah. Kalau kamu pencinta kuliner dan ingin menjelajahi rasa baru, berikut 8 kuliner khas Vietnam yang wajib banget masuk daftar cobain kamu!

Dari mie berkuah yang harum hingga jajanan jalanan yang bikin nagih, semua makanan khas Vietnam disini punya karakter kuat yang bikin siapa pun jatuh cinta pada suapan pertama.

1. Pho : Mie Kuah Legendaris dari Negeri Naga Biru

Siapa yang belum pernah dengar Pho? Hidangan ini bisa dibilang ikon kuliner khas Vietnam. Pho merupakan mie beras yang disajikan dalam kuah kaldu sapi atau ayam yang dimasak lama dengan rempah seperti kayu manis, bunga lawang, jahe, dan cengkeh.

Biasanya, Pho disajikan dengan potongan daging sapi mentah yang langsung matang karena panasnya kuah, ditambah daun ketumbar, tauge, dan perasan jeruk nipis. Hasilnya? Kuah yang gurih, harum, dan segar banget!

Kalau kamu suka ramen atau soto, kamu pasti bakal suka banget sama Pho. Makanan ini cocok banget disantap pagi hari, apalagi saat udara lagi dingin.

2. Banh Mi : Sandwich Vietnam yang Bikin Lupa Diri

Kalau di Prancis ada baguette, di Vietnam ada Banh Mi. Uniknya, Banh Mi memang hasil akulturasi budaya Prancis saat masa kolonial dulu. Roti panjangnya renyah di luar tapi lembut di dalam, diisi dengan berbagai bahan seperti daging panggang, pate, telur, acar sayuran, mentimun, dan saus khas yang gurih pedas.

Setiap gigitan Banh Mi menyajikan kombinasi rasa yang kontras tapi pas seperti renyah, segar, gurih, dan sedikit asam. Di Vietnam, Banh Mi dijual di hampir setiap sudut jalan dan dianggap sebagai makanan cepat saji favorit masyarakat lokal.

Kalau kamu suka sandwich tapi bosan dengan rasa yang itu-itu saja, Banh Mi bisa jadi penyelamat selera.

3. Goi Chuan : Lumpia Segar yang Sehat dan Menyegarkan

Beda dari lumpia goreng khas Indonesia, Goi Chuan atau Vietnamese Fresh Spring Roll di sajikan dalam bentuk segar tanpa di goreng. Isinya terdiri dari udang, irisan daging, bihun, sayur-sayuran, dan daun herbal yang di bungkus dengan kulit tipis dari tepung beras.

Baca Juga:
Resep Goi Chuan Khas Vietnam yang Bisa Kamu Coba Buat Sendiri di Rumah!

Biasanya di sajikan dengan saus kacang yang sedikit manis dan gurih. Makanan ini ringan banget, cocok buat kamu yang lagi diet atau ingin ngemil sehat. Sensasi segar dari sayur dan rasa lembut dari kulit lumpia bikin Goi Chuan terasa ringan tapi tetap memuaskan.

4. Bun Cha : Perpaduan Daging Bakar dan Mi yang Menggoda

Bun Cha adalah salah satu kuliner yang paling terkenal di Hanoi. Hidangan ini terdiri dari daging babi cincang yang di panggang hingga beraroma smoky, di sajikan bersama mi beras, sayuran segar, dan kuah manis-asam yang khas.

Biasanya, Bun Cha di makan dengan cara mencelupkan semuanya ke dalam kuah sebelum di santap. Rasanya segar banget, ada perpaduan antara gurih, asam, dan sedikit manis yang bikin lidah terus pengin nambah.

Fun fact: mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah mencicipi Bun Cha langsung di Hanoi, dan sejak itu, popularitasnya makin melejit!

5. Cha Ca : Ikan Panggang dengan Bumbu Khas Vietnam

Kalau kamu pencinta seafood, wajib banget cobain Cha Ca. Hidangan ini berupa potongan ikan (biasanya ikan lele atau ikan gabus) yang di panggang dengan bumbu kunyit, serai, dan daun dill. Di sajikan di atas piring panas bersama mi beras, kacang tanah, dan saus ikan khas Vietnam.

Aromanya sangat menggoda dan rasanya kompleks seperti gurih, harum, dan sedikit pedas. Cha Ca juga jadi salah satu menu favorit di restoran tradisional Vietnam, terutama di Hanoi.

6. Com Tam : Nasi Patah yang Sederhana Tapi Mengenyangkan

Com Tam berarti “nasi patah” dalam bahasa Vietnam, karena beras yang di gunakan adalah butiran beras pecah yang biasanya di anggap kualitas rendah. Tapi jangan salah, justru nasi inilah yang jadi ciri khasnya!

Hidangan ini biasanya disajikan dengan daging babi panggang, telur goreng, acar sayur, dan saus ikan manis. Rasanya sederhana tapi nagih, cocok banget buat menu makan siang.

Com Tam mencerminkan bagaimana masyarakat Vietnam bisa mengubah bahan sederhana menjadi hidangan yang luar biasa enak.

7. Banh Xeo : Pancake Asin yang Renyah dan Gurih

Nama Banh Xeo berasal dari suara “xèo” yang berarti desisan saat adonan di tuangkan ke wajan panas. Hidangan ini berupa pancake gurih yang terbuat dari tepung beras, kunyit, dan santan, diisi dengan udang, tauge, serta irisan daging.

Biasanya di makan dengan cara di gulung bersama daun selada dan di cocol ke saus ikan khas Vietnam. Teksturnya renyah di luar tapi lembut di dalam, dan rasa gurihnya bikin susah berhenti ngunyah.

Kalau kamu suka crepe atau martabak asin, Banh Xeo bisa jadi versi Vietnam yang lebih ringan dan eksotis.

8. Che : Dessert Tradisional yang Manis dan Warna-warni

Sebagai penutup, jangan lupa mencicipi Che, dessert khas Vietnam yang manis dan menyegarkan. Che punya banyak variasi, tapi umumnya terbuat dari bahan seperti kacang hijau, singkong, agar-agar, santan, dan buah-buahan tropis.

Di sajikan dalam mangkuk atau gelas, Che bisa di makan hangat maupun dingin. Rasanya manis lembut, cocok banget buat menutup petualangan kulinermu di Vietnam. Selain itu, tampilannya yang warna-warni bikin dessert ini Instagrammable banget!

Vietnam Sebagai Surga Pecinta Kuliner

Delapan hidangan di atas hanyalah sebagian kecil dari kekayaan kuliner Vietnam. Setiap kota di negara ini punya cita rasa dan versi khas masing-masing, mulai dari Hanoi yang kaya rempah hingga Saigon dengan pengaruh modernnya.

Kalau kamu penggemar kuliner Asia, menjelajahi makanan khas Vietnam pasti jadi pengalaman yang berkesan. Rasanya yang seimbang, bahan-bahan segar, dan aroma rempah yang kuat bikin kuliner Vietnam selalu menggoda untuk di coba lagi dan lagi.

Powered by WordPress & Theme by Anders Norén